• Home
  • About Me
    • Contact
    • Disclosure
      • Privacy Policy
  • Parenting
    • Parenthood
    • Kids Activity
  • Lifestyle
    • Life
    • Wedding
    • Honeymoon
    • Pregnancy
    • Family
    • Healthy
    • Beauty
  • Home Project
  • Dapur Bunda Wian
    • Cooking
    • Resep
  • Blogging
    • Review
    • Tips
    • Blog Competition
    • Event
    • Sponsored Post
    • Placement
      • Product

The Hermawans Journey

  • About Me
  • Contact
  • Disclosure
  • Privacy Policy
  • Sample Page
November 25, 2018

Yang Harus Disiapkan Jika Ingin ke Air Terjun Jumog

Mengunjungi tempat wisata merupakan agenda wajib yang harus selalu disempatkan ketika kami mengunjungi suatu daerah. Meskipun tujuan awal kami sebenarnya bukan untuk wisata, entah itu kondangan atau urusan keluarga lainnya, tapi akan selalu (wajib) ada ruang untuk berwisata. Seperti halnya saat lebaran kemarin dimana kita sekeluarga mudik ke Solo. Salah satu tempat wisata yang kami kunjungi adalah air terjun jumog. Eh tapiiii banyak hal yang enggak dipersiapkan sehingga membuat aku enggak begitu nyaman.

Air terjun Jumog merupakan wisata andalan di Kabupaten Karanganyar. Obyek wisata ini berada di kaki Gunung Lawu, Kecamatan Ngargoyoso.
Sesampainya disana, kami memarkirkan mobil di lahan yang telah disediakan. Dari tempat parkir itu, kami masih harus berjalan menuju obyek wisata. Beberapa ojek sudah berjejer di sekitar lahan parkir dan menawarkan jasa mereka ke kami para pengunjung yang baru saja memarkirkan mobilnya. Tergoda lah ya kami-kami ini para wanita untuk naik. Sementara itu, para lelaki perkasa (baca : gendut) memutuskan untuk jalan kaki. Ternyataaaaa jaraknya enggak begitu jauh. Jadiiii, kalau kamu kesana, enggak usah naik ojek. Jalan kaki aja sambil menikmati udara segar.
wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog
Parkiran mobil

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog
Babang gojek
wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog
Untuk yang membawa motor, beruntunglah kalian karena lahan parkir motor berada persis di depan gerbang masuk, jadi enggak perlu jalan kaki atau naik ojek. Disitu juga disediakan tempat penitipan helm.
HTM (Harga Tiket Masuk) nya sangatlah terjangkau. Hanya Rp 5.000/ orang.
wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog
HTMnya hanya Rp5.000

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog
Tempatpenitipan helm

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog
Begitu masuk, kami disambut dengan beberapa kios penjual makanan dan minuman dan juga air terjun pembuka yang relatif pendek. Daaannnn beberapa langkah kemudian ternyata ada kolam renang yang bisa dinikmati dengan gratis. Ah tapi sayangnya aku enggak prepare baju renang atau baju ganti untuk krucils. Jadi cukup melihat aja ya, krucils. Huhuhu maafkan Bunda….
wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog
Beberapa anak tangga mulai menampakkan diri untuk dinaiki. Kebetulan saat itu kondisi sedikit becek karena habis hujan. Kebayang dong ya kondisinya seperti apa. Air sisa hujan dan tanah bercampur jadi satu. Dan saat itu momennya adalah momen lebaran, jadi yang namanya pengunjung itu penuuuhhhhhh. sepanjang kaki menaiki anak tangga, sisi kanan dan kirinya dipenuhi oleh para pengunjung yang lesehan diatas tikar yang memang disediakan oleh warung-warung yang menjual makanan disana. Beberapa ada juga yang membuka bekal makanan dari rumah. Piknik gitu deh…

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog
Anak tangga yang harus dilewati

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog
Dari kejauhan, air terjun sudah mulai menampakkan dirinya. Tapi untuk benar-benar sampai di bawah air terjun, kami masih harus menuruni beberapa anak tangga. Kondisi ini semakin mencekam mengingat anak tangga menjadi lebih licin akibat hujan yang sebelumnya turun, ditambah ramainya pengunjung saat itu. Harus pinter-pinter membuat badan elastis untuk menyelip diantara keramaian orang dan menghindari kaki terpeleset. Daaann lagi-lagi aku enggak prepare kondisi seperti itu. Saat itu aku menggunakan sepatu teplek/ flat shoes. Huhuhuhu licin yekaaannnn. Apalagi sepatunya sepatu baru, hahahahaha makin hati-hati dong jalannya supaya gak kotor kena tanah.
Pikiran untuk menyelamatkan sepatu dari tanah becek mendadak hilang ketika kami benar-benar sampai di bawah air terjun. Whoaaaaaa indah banget. Meskipun pengunjungnya sangat-sangat ramai, tapi enggak menghalangi kami untuk menikmati indahnya air terjun dan berfoto di bawahnya. Baju basah terkena cipratan air terjun enggak dipikirkan lagi (padahal enggak bawa baju ganti).
wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog


CERITA MISTIS DIBALIK AIR TERJUN JUMOG

Ternyata tempat ini dijuluki sebagai surga yang hilang karena sebelum resmi dibuka sebagai obyek wisata, tempat ini ditutupi oleh semak belukar. Bapak yang menjaga di area parkir bercerita kalau Beliaulah yang awal mula menemukan tempat ini. Beliau juga bercerita tentang cerita mistis dibalik air terjun Jumog.
Jadi menurut beliau, dulunya ada serombongan keluarga calon pengantin yang melewati hutan belukar (yang sekarang ini menjadi obyek wisata air terjun Jumog) dan terjatuh, yang menyebabkan wanita calon pengantinnya meninggal. Semenjak kejadian itu, hutan belukar menjadi tempat horor dimana enggak ada satupun orang yang berani untuk masuk. Mengetahui ada air terjun indah dibalik hutan belukar, Bapak itu dan teman-temannya berani masuk untuk memangkas seluruh belukar (dengan catatan, sebelum maghrib sudah harus selesai). Dan sekarang, kita semua bisa menikmati AirTerjun Jumog sebagai salah satu obyek wisata yang bisa dikunjungi.

YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK MENGUNJUNGI AIR TERJUN JUMOG

Jika kamu ingin mengunjungi Air Terjun Jumog, beberapa hal ini jangan sampai terlewat ya…
1. Bawa pakaian ganti. Yakinlah ketika kamu sampai disana, hasrat untuk nyemplung atau sekedar bermain air pasti ada. Main air tanpa basah-basahan baju itu enggak seru. Bener deeehhh. Kasian kemarin krucils enggak bebas main airnya karena bolak-balik aku teriakkin “Awaaasss baju sama celanany jangan basah loohh!!!”. Hahahaha.
2. Pakai alas kaki yang nyaman. Menurut aku, yang paling nyaman adalah pakai sandal jepit atau sandal gunung. Bebaasss dari kekhawatiran basah atau becek terkena tanah.
3. Siapkan perbekalan. Jangan lupa untuk membawa makanan dan minuman sebagai bekal. Tapi kalau pun enggak bawa, enggak usah khawatir karena banyak sekali warung yang menyediakan makanan. Seperti kami kemarin, kami mencicipi sate kelinci yang ternyata rasanya enyaakkk…
wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog sate kelinci

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog

 

wisata solo air terjun jumog solo travelling ke solo cerita mistis air terjun jumog
4. Jangan lupa beli kerupuk kulit. Ketika selesai dan akan meninggalkan Air Terjun Jumog, jangan lupa untuk membeli kerupuk kulit yang dijual di depan pintu masuk obyek wisata dan sepanjang jalan menuju lahan parkir mobil. Rasanya enaaaaakkkkk… Cobain deh.
***
Oke deh segitu dulu ya tips dan ceritanya. Jangan lupa untuk selalu menyempatkan diri mengunjungi tempat wisata di daerah yang kita kunjungi, karena akan banyak cerita yang bisa kita bagi dari situ.
***
Sampai ketemu di artikel selanjutnya. Jangan lupa untuk di share ya….
Post Views: 2,772

Tags : Travelling

1
In Travelling
Previous Drama Pembuatan Paspor Anak
Next Bermain Bersama Keluarga di Sindu Kusuma Edupark

Related posts

gunung fuji

Japan Day 1 : Spot Terbaik Untuk Melihat Si C...

6 Alasan Jomblo dan Workaholic Tidak Cocok ke...

Bermain Bersama Keluarga di Sindu Kusuma Edup...

Reader Interactions

Comments

  1. Reyne Raea says

    November 26, 2018 at 5:48 am

    Mom Wiaaann, ih jadi pengen piknik deh.
    Udah lamaaaaaaaaa banget (lamanya panjang banget hahaha) kami gak piknik menikmati suasana alam kayak gini.
    Bosan rasanya cuman ke mal melulu.
    Hanya saja waktunya agak seram ya kalau sekarang.

    Di musim hujan di Jatim agak takut juga karna sering longsor 🙂

    Tapi keren deh pikniknya.
    Hanya baca dan liat fotonya, udah semacam ikut menikmati juga 🙂

    Rey

    Reply
  2. Tetty Hermawati says

    November 26, 2018 at 7:23 am

    Tempatnya bagus dan bersih. Ada makanan enak juga. Murah lagi ya tiket masuknya cuman 5 ribu.

    Reply
  3. desy laily says

    November 26, 2018 at 7:51 am

    Hmmm kalau mainan air pasti anak2 suka nih mom, perlu persiapan yang lengkap mulai dari bawa baju salin, makanan dan stamina yang fit.
    Wisata air terjun Jumog sudah masuk list destinasi wisata saya saat nanti mampir ke kota Solo.

    Reply
  4. Adeuny says

    November 26, 2018 at 7:53 am

    Wahh boleh ini lumayan terjangkau juga htm nya.. Liburan yang asik buat bareng keluarga yaa

    Reply
  5. irra octaviany says

    November 26, 2018 at 10:44 am

    Rame banget yaa tempat wisatanya sekarang.

    Btw mbak, apakah ini yang disebut air terjun pengantin yang dulu pernah ada filmnya itu? Ngeri ih ceritanya..

    Reply
  6. Ika Maya Susanti says

    November 26, 2018 at 7:56 pm

    Hihihi, aku baru ngerti lo Mbak ada tempat penitipan khusus helm kayak gitu. Btw, ternyata ruame banget ya. Dan aku baru tahu ini lo Mbak nama air terjunnya.

    Reply
  7. Rahmah 'Suka Nulis' Chemist says

    November 27, 2018 at 1:46 am

    Kayaknya bakalan milih makan sate kalau di sana supaya si kecil juga ikut makan. Picky eater jadi suka lihat dulu situasinya.

    Reply
  8. herva yulyanti says

    November 27, 2018 at 3:18 am

    horor gitu ya mitosnya mba padahal wisatanya keren begini dan rame saja yah

    Reply
  9. Dwi Puspita says

    November 27, 2018 at 5:25 am

    Ramai banget ya mbak…seneng banget saya kalau wisata lihat pemandangan alam seperti ini. Apalagi bisa makan sambil lihat air terjun seperti itu…duh betah banget deh…

    Reply
  10. Ya Yat says

    November 27, 2018 at 6:46 am

    Wahhh pantesan penuh.. wong murah gitu tiket masuknya.. kalo musim ujan airnya tambah deres kali yak

    Reply
  11. Yoanna Fayza says

    November 27, 2018 at 6:56 am

    huwoooh ramainya mbaa.. mau foto2 cantik agak susah kalau ramai gitu yaa hehe. Tapi aku tetap penasaran pingin ke sini karena gak terlalu jauh dari Jogja. Mungkin ke sananya jangan pas weekend biar agak sepian kali yaa 🙂

    Reply
  12. Caroline Adenan says

    November 27, 2018 at 8:57 am

    Emang ya kalo ke tempat wisata, apalagi kalo ajak anak, kudu wajib bawa baju ganti ya. Krn ngerasa gak enak aja kalo gak total nikmatinnya :))

    Duh aku gak tega kalo makan sate kelinci. Biar kata org2 bilang enak :))

    Reply
  13. Andiyani Achmad says

    November 27, 2018 at 9:19 am

    cucok nih ya buat ide piknik tamasya bareng keluarga, semua bisa ngerasain.

    Reply
  14. Siti Faridah says

    November 27, 2018 at 2:44 pm

    Air terjun Jumog ternyata cakep banget ya. Semoga aku pun punya kesempatan untuk berkunjung ke air terjun Jumog. Aku setuju banget dengan beberapa poin yang harus dipersiapakan sebelum mengunjungi air terjun Jumog.

    Reply
  15. Anggraeni Septi says

    November 28, 2018 at 4:06 am

    Wah asik banget tempatnya mbak, tiket masuknya juga murah banget. Eh iya kalo ke air terjun gini kayaknya rada dag dig dug kalo musim penghujan gini hihi

    Reply
  16. Syarifani Mulyana says

    November 28, 2018 at 4:56 pm

    Tiap ke air terjun, seringnya ngeliat orang jual sate. Emang enak abis nyebur, makan yang anget-anget kaya sate, bakso. *lap iler*.

    Reply
  17. Rach Alida Bahaweres says

    November 29, 2018 at 12:26 am

    Aku wajib banget nih kalau ke air terjun harus bawa baju ganti. Soalnya ogah banget kalau sekedar basah basahan. Bikin badan agak lengket. Hehhee

    Reply
  18. Dian Restu Agustina says

    November 29, 2018 at 1:51 am

    itu helm yang dititipkan banyak bangets yaaak kwkwwk
    Pengunjungnya rame ya Mbak..
    Aku pernah baca papan petunjuknya Air Terjun Jumog, tapi belum mampir.
    Kayaknya pas mudik mesti disamperin ini

    Reply
  19. Leyla Hana says

    November 29, 2018 at 1:58 am

    Harga tiketnya muraaah dan puas banget ya main airnyaa.. asik nih bawa anak-anak ke sini.

    Reply
  20. Nurul Rahmawati says

    November 29, 2018 at 2:21 am

    Luengkaaapp artikelnya
    Thanks much for sharing ya mbaaa
    Kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    Reply
  21. Tika Samosir says

    November 29, 2018 at 4:06 am

    Mba ajak-ajak dong halan-halan ke tempat yang kece begini. Kan biar lebih semangat lagi menulis.

    Reply
  22. Miranti | jendelakeluarga.com says

    November 29, 2018 at 4:13 am

    Seruuu, segerr liat air terjunnyaa. Asik ya abis basah2 tinggal santap satenyaa 😀 piknik seru bareng anak emang ke alam kayak gini yg mereka suka biasanya

    Reply
  23. Endah Kurnia Wirawati says

    November 29, 2018 at 8:29 am

    duhhh seger banget ya main-main ke air terjun. kayaknya kalau kesana mending pas hari biasa deh. Melihat keramaiannya pas weekend begitu ya ampun kutak kuat euy.

    BTW, mbak, judulnya typo tuhh. hihihihi.

    Reply
  24. Omith says

    November 30, 2018 at 3:15 pm

    Baru tau ada wisata air terjun di kaki gunung lawu..tempatnya ada main anak2 juga kolam renang ya. Cerita mistisnya aga serem ya. Air terjunnya indahhh bs mandi air segara spt nambah awer muda haha.. Book list dah smg oneday bs kesana wkt ke solo.

    Reply
  25. Liswanti Pertiwi says

    November 30, 2018 at 3:24 pm

    Rame banget tempatnya ya mba. Ini mah bisa seseruan bareng keluarga. Bekal dan baju itu ga boleh ketinggalan ya

    Reply
  26. Siti nurjanah says

    December 1, 2018 at 8:34 pm

    Air terjunnya bagus bercabang gitu. Nampaknya bener2 menjadi wisata favotite warga ya…keliatan ruamee bgt tempatnya

    Reply
  27. honnie josep says

    December 3, 2018 at 2:53 am

    ngeliatnya aja adem banget 🙂

    Reply
  28. Kania Safitri says

    December 3, 2018 at 9:47 am

    Wah bagus banget tempat wisatanya, dulu juga aki sering main ke iar terjun tapi settelah punya anak baru yang di bogor aja.

    Reply
  29. Elly Nurul says

    December 3, 2018 at 2:19 pm

    Rame banget ya.. aku baca ini serasa ikutan hadir disana.. hempasan air terjunnya beneran terasa di wajah aku lho.. ka wian menceritakan secara rinci dan mundah aku pahami.. well note ka.. akutuh kadang suka asik sendiri jadi ngga lihat detail sudut demi sudut setiap lokasi wisata

    Reply
  30. Uchy Sudhanto says

    December 3, 2018 at 2:46 pm

    MasyaAllah tempatnya bagus banget mbak.. kapan2 mau ah mampir kesana

    Reply
  31. Suciarti Wahyuningtyas (Chichie) says

    December 3, 2018 at 4:59 pm

    Kok asik banget ya ini tempatnya mbak Wian? Terus ya aku salfok sama tempat penitipan helm dong, hahahahaa… Btw ini selalu ramai tempatnya apa pas kebetulan kalau weekend ramai ya?

    Reply
  32. rizki says

    December 3, 2018 at 10:49 pm

    cerita mistisnya kurang panjang neh.. aku nungguin padahal cerita mistisnya.. aku suka sedih kalo ke tempat beginian.. RAMEEEEEEEEEEEEEEEEE

    Reply
  33. Tuty Saca says

    December 3, 2018 at 11:01 pm

    Rame banget yaa kak tempatnya tapi memang bagus sih air terjunnya. Aq dah lamaaaa banget ga ke area air terjun. Maklum aku anak pantai soalnya hehheh

    Reply
  34. Reh Atemalem says

    December 4, 2018 at 1:58 am

    Aku lospokus ke sate deh Kak.
    Eh, beneran tuh soal baju ganti! Aku beberapa kali kesel gara-gara ga bawa ganti pas jalan-jalan ke sungai/air terjun. Niatnya cuma celup kaki. Apa daya hati kepingin.

    Reply
  35. Ima Rochmawati says

    December 4, 2018 at 7:42 am

    Wah, kebayang kalo dateng bukan lagi liburan ke lokasi wisata Air Terjun Jumog, kerasa banget indahnya, ya.

    Reply
  36. FaniaSurya says

    December 10, 2018 at 11:18 pm

    Wah seru banget bisa liat air terjun. Apalagi ke Solo juga belum. Kapan ya? Udah lama nih belum ke air terjun. Tempatnya sejuk ya kayak di coban rondo Malang.

    Reply
  37. Ivonie Zahra says

    December 11, 2018 at 12:16 pm

    Sewaktu ke Solo ke rumah almarhumah nenek, sering baca plang air terjun ini nih mbak, cuma belum sempat ke sana cuma ke grojogan sewu dan musti ya di air terjun ada yang jual sate kelinci 😀

    Reply

Leave a Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Primary Sidebar

About

Welcome! Nama aku Wian. Kamu bisa mengenal aku lebih dekat dengan meng-klik foto aku. Jika tertarik dengan tulisan aku dan ingin bekerjasama, silahkan menghubungi melalui email she_wian@yahoo.com
Read More

Search

Archives

Categories

Recent Posts

  • TREATMENT MENGATASI BOPENG BEKAS JE...

    Beauty, Sponsored Post
  • ERHA Ultimate, Kulit Kencang dan Ce...

    Beauty
  • Donasi Rambut untuk Pejuang Kanker...

    Event, Lifestyle
  • Review Laneige Water Bank Blue Hyal...

    Beauty
  • Tips Menghilangkan Stress Dengan Hi...

    Lifestyle

Proud of Member

https://www.bloggercrony.com/ https://emak2blogger.com/ https://bloggerperempuan.com/ # https://www.jakartabeautyblogger.com/jbb-insider/

Achievement

    #     #    #
@she_wian
This error message is only visible to WordPress admins

Error: No connected account.

Please go to the Instagram Feed settings page to connect an account.

Copyright © thehermawansjourney.com Re-design by momsodell